Tentang Kutai

1. Sekilas Sejarah

 

 

Kerajaan Kutai (Kutai Martadipura)

Sekitar 400 tahunMasehi di Kalimantan Timur sudah terdapat sebuah kerajaan yang bernama Kutai Martadipura yang merupakan Kerajaan Hindu tertua. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, yaitu sebuah tempat di pedalaman Kalimantan yang berjarak ±133 km dari Kota Samarinda. Keberadaan kerajaan tersebut dibuktikan dengan ditemukannya prasasti-prasasti Yupa (batu bertulis dalam huruf pallawa) sebanyak 4 (empat) buah yang menerangkan adanya sebuah peradaban bercorak Hindu-Budha di awal-awal millennium pertama.

Kerajaan Kutaimungkin tidak akan terkenal seperti sekarang, jika tidak ada temuan yang cukup penting bagi rekonstruksi sejarah perjalanan anak bangsa.Raja pertama dan yang paling terkenal dari Kerajaan Kutai Martadipura adalah Raja Mulawarman Nala Dewa. Kenaikan tahta dari Mulawarman dibuktikan dengan pemberian 20.000 ekor sapi kepada brahmana yang mentasbihkan Mulawarman sebagai raja.Namun, informasi lebih lanjut tentang Mulawarman sampai sekarang masih menjadi misteri.Baru pada abad ke-13, informasi tentang raja–raja Kutai mulai terungkap dari Naskah Salasilah Kutai yang memuat kronologi raja–raja Kutai Martadipura, sejak Raja Kudungga hingga raja ke-25 yaitu Setiaguna Dermasetia.

Nama-nama maharaja KerajaanKutaiMartadipura:

1.                  Kudungga

2.                  Aqwawarman

3.                  MulawarmanNaladewa

4.                  Seri Warman

5.                  MahaWijayaWarman

6.                  Gaja Yana warman

7.                  WiajayaTunggaWarman

8.                  NalaSingaWarman

9.                  Jaya Naga Warman

10.              NalaPeranaWarmanDewa

11.              GadinggaWarmanDewa

12.              IndraWarmanDewa

13.              SangaWarmanDewa

14.              SingaWargalaWarmanDewa

15.              CendraWarman

16.              Prabu Kula Tunggal Dewa

17.              NalaIndraDewa

18.              IndraMuliaWarmanTungga

19.              Sri LangkaDewa

20.              GunaPeranaTungga

21.              WijayaWarman&PuteriIndraPerwatiDewi

22.              IndraMulia

23.              Sri AjiDewa

24.              Setiaguna

25.              Dermasetia

Sumber :SayidMuchsin ( 2005 )

 

 

Kutai Kertanegara

Selanjutnya pada abad ke-14 di Muara Sungai Mahakam, tepatnya di jahitanlayar, berdirilah sebuah kerajaan yang bernama Kutai Kertanagara.Raja pertama KerajaanKutai Kertanagara adalah Adji Betara Agung Dewa Sakti, dan mempunyai permaisuri yang bernama Puteri Karang Melenu. Pada masa ini, Islam telah muncul sebagai kekuatan politik di Kalimantan Timur, dan masuk ke Kutai Kertanegara pada masa raja Adji Mahkota pada tahun 1525 M, dan bergelar Adji Mahkota Mulia Islam.

Masuk dan berkembangnya Islam di Kutai tidak terlepas dari jasa dua ulama / mubaligh kenamaan yang bernama Syekh Abdul Qodir Khatib Tunggal yang bergelar Datuk Ri Bandang dan Datuk Ri Tiro yang bergelar Tuanku Tunggang Parangan. Dalam beberapa buku sejarah dikatakan bahwa Datuk Ri Bandang adalah seorang ulama terkenal dari yang berasal Minangkabau yang diutus oleh Sultan Aceh untuk menyebarkan agama Islam ke Nusantara Timur pada awal abad ke-17.

 

Kutai Kertanegara Ing Martadipura

Pada sekitar abad ke-17 semasa pemerintahan dipegang oleh Adji Pangeran Sinum Panji Mendapa, beliau berhasil menaklukkan Kerajaan Kutaiing Martadipura yang berada di Muara Kaman yang saat itu diperintah oleh Raja Dermasetia. Selanjutnya kedua kerajaan tersebut menyatu dan menjadi Kerajaan Kutai Kertanegara Ing Martadipura hingga saat ini.

Raja dan Sultan yang memerintahKerajaanKutaiKertanegaraIngMartadipuraadalah:

1.                  AdjiBetaraAgungDewaSakti ( 1300 -1325 M )

2.                  AdjiBetaraAgungPadukaNira 9 1325 - 1360 )

3.                  Adji Maharaja Sultan ( 1370 - 1420 M)

4.                  Adji Raja Mandarsyah ( 1420 - 1475 M

5.                  AdjiPangeranTemenggungBaya-Baya ( 1475 - 1525 M )

6.                  Adji Raja MakotaMulia Islam (Mulaimemeluk Islam, 1525 - 1600 M )

7.                  AdjiDilanggar ( 1600 - 1605 M )

8.                  AdjiPangeranSinumPanjiMendapa ( 1605 - 1635 M )

9.                  AdjiPangeranDipatiAgung ( 1635 - 1650 M )

10.              AdjiPangeran Mojo Kesuma ( 1050 - 1685 M )

11.              AdjiRagigelarAdjiRatuAgung ( Raja perempuan, 1686 - 1700 M )

12.              AdjiPangeranDipatiTua ( 1700 - 1730 M )

13.              AdjiPangeranDipatiAnumPanjiMendapa ( 1730 - 1732 M )

14.              Sultan AdjiMuchammadIdris ( 1732 - 1739 M )

15.              Sultan AdjiMuchammadMuslihuddin ( 1739 - 1982 M )

16.              Sultan AdjiMuchammadSalehuddin ( 1782 - 1750 M )

17.              Sultan AdjiMuchammadSulaiman ( 1850 - 1899 M )

18.              Sultan AdjiMuchammadAlimuddin ( 1899 - 1910 M )

19.              Sultan AdjiMuchammadParikesit ( 1920 - 1972 M )

20.              Sultan Adji Muhammad Salehuddin II ( 1999 s/d sekarang )

Sumber : (Harry Bachroel, 2002)

 

 

Daerah Istimewa Kutai

Dalam zaman kemerdekaan Republik Indonesia (± 8 tahun), Kesultanan Kutai Kertanegara masih tetap menjalankan pemerintahan karena dimungkinkan berdasarkan pasal 18 UU No.22 Tahun 1948.Berdasarkan UU Darurat No. 3 Tahun 1953, Kesultanan Kutai berubah menja di Daerah Istimewa Kutai.

Berdasarkan UU No.27 Tahun 1959, Daerah Istimewa Kutaiberubahmenjadi Daerah Tingkat II Kutai (dan Kota Praja Balikpapan serta Kota PrajaSamarinda). Dalamperjalannyapelaksanaan UU inibaruberjalanpadatahun 1960 setelahdilakukannyaSidang Istimewa DPRD Daerah Istimewa KutaipadahariKamistanggal 20 Januari 1960.PengaruhKesultananbaruterasapudarsetelahditahannya Sultan dankerabatnyaolehBrigjenSuharyo(Pangdam IX Mulawarman) tahun 1965, sewaktuPartaiKomunis Indonesia berkuasa.

Sebelum adanya pemekaran wilayah, kabupaten ini masih bernama Kabupaten Kutai dengan luas wilayahnya mencapai ±95.046,00 km², dan memiliki 38 kecamatan dan 482 desa/kelurahan. Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 47 tahun 1999 Kabupaten Kutai dimekarkan menjadi 3 (tiga) daerah kabupaten dan 1 (satu) kota, yaitu:

1.                  KabupatenKutaiKartanegara

2.                  KabupatenKutaiTimur

3.                  KabupatenKutai Barat

4.                  Kota Bontang

 

 

Lainnya: