Pembukaan Internasional Mahakam Dragon Boat 2016

Minggu, 23 Oktober 2016

Sebanyak 570 peserta dari 20 tim berasal dari empat negara mengikuti Festival Perahu Naga Internasional ke-3 atau Mahakam International Dragon Boat Festival (MIDBF) 2016, di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar)  yang berlangsung  22 – 24 Oktober 2016, Empat Negara yang terlibat dalam MIDBF 2016 tersebut yaitu Australia, Filipina, Brunei Darussalam dan Indonesia. Tuan rumah diwakili beberapa tim dari beberapa Provinsi yaitu Jakarta, Makassar, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, serta beberapa tim dari kabupaten/kota di Kaltim, termasuk Kukar.
 Pelaksanaan lomba MIDBF 2016 yang dilaksanakan guna memeriahkan hari jadi Kota Tenggarong yang ke-234 itu, kegiatannya dipusatkan di Pualu Kumala, dengan lintasan lomba alur sungai Mahakam antara pulau wisata tersebut dengan jalan Wolter Monginsidi Timbau, Tenggarong.

Ketua Panitia MIDBF 2016, Tajuddin mengatakan ada delapan nomor yang dilombakan pada tahun ini, yaitu pada kategori 22 kru ada 500 meter mix (campuran), 500 meter putera, kemudian mix 250 meter dan 250 meter putera.  Kemudian pada kategori 12 kru, dipertandingkan nomor 250 meter putera, 250 meter puteri, dan mix 250 meter. “Serta pada puncaknya lomba nanti (24/10) dipertandingkan nomor bergengsi International Challange Trophy atau piala antar bangsa pada nomor 500 meter dalam laporannya pada pembukaan MIDBF 2016, Sabtu (22/10) di Pulau Kumala, tenggarong. Menurutnya, selain memacu perkembangan olahraga Perahu Naga daerah, MIDBF sekaligus dapat memperkenalkan Kukar di mata Internasional.  Sementara, Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah saat membuka MIDBF 2016, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan official, baik yang berasal dari klub beberapa negara dan klub-klub dayung di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Indonesia. Dikatakannya, Kukar patut berbangga karena MIDBF merupakan agenda tetap skala Internasional di Kota Raja, yaitu sejak Kukar tercatat sebagai anggota International Dragon Boat Federation (IDBF).
 Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan salah satu cara untuk menjaga tradisi dan budaya bangsa, karena event ini dapat menjadi momentum bagi generasi muda bangsa, dalam mengingat tradisi bangsa Indonesia sebagai salah satu bangsa yang besar karena potensi bahari. dengan dilaksanakannya MIDBF, maka secara tidak langsung akan semakin meningkatkan prestasi olahraga khususnya cabang dayung. “Selain itu, even ini diharapkan akan meningkatkan sektor pariwisata melalui kedatangan para peserta yang tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari negara tetangga,” ujarnya.

 Pembukaan MIDBF 2016 ditandai dengan menabuh perkusi oleh Wabup Edi Damansyah didampingi delegasi IDBF. Acara pembukaan itu dihadiri pengurus dan delegasi IDBF, pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh indonesia (PODSI), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Sekda Kukar H Marli, serta seluruh atlet peserta lomba. 

Simpan sebagai :

Berita terkait :